JOHN LEWIS, PAHLAWAN HAK-HAK SIPIL AS DAN ANGGOTA KONGRES DEMOKRAT, MENINGGAL PADA USIA 80 TAHUN

Lewis turut membantu Martin Luther King memimpin demonstrasi di Washington pada tahun 1963 dan pernah menderita keretakan tulang tengkorak oleh pasukan polisi negara bagian.

John Lewis, seorang pemimpin aktivis hak-hak sipil dan anggota kongres Demokrat, tutup usia pada umur 80 tahun.

Pada Jumat malam, juru bicara DPR AS Nancy Pelosi, mengkonfirmasi kematian Lewis. Dia menderita kanker pankreas.

Barack Obama, presiden Afrika-Amerika pertama, mengatakan Lewis “sangat mencintai negara ini sehingga ia mempertaruhkan nyawanya dan darahnya agar ia bisa memenuhi janjinya”.

Lewis berkampanye untuk hak-hak sipil sampai akhir hidupnya. Obama mengatakan, “Bahwa terakhir kali John dan saya berbagi forum publik saat berada di balai kota virtual dengan sekelompok aktivis muda yang membantu memimpin demonstrasi setelah kematian George Floyd”.

Lahir dari keluarga petani di Troy, Alabama, pada bulan Februari 1940, Lewis menjadi pemimpin terkemuka gerakan hak-hak sipil pada 1960-an. Dia bergabung dengan Freedom Rides yang dimulai pada tahun 1961.

Dia juga merupakan seorang anggota pendiri Komite Koordinasi Non-Kekerasan Mahasiswa, ia menjadi ketua pada tahun 1963 dan membantu mengatur Demonstran di Washington, ketika Martin Luther King Jr menyampaikan pidatonya yang berjudul “Aku punya mimpi”.

Martin Luther King, Jr. memimpin pawai dari Selma ke Montgomery mengenai hak pilih bagi orang Afrika-Amerika. Di sampingnya adalah John Lewis (paling kanan), Pendeta Jesse Douglas, James Forman dan Ralph Abernathy.

Di Selma, Alabama, pada tahun 1965, ketika para aktivis mencoba menyeberangi jembatan Edmund Pettus, Lewis berjalan di ujung pawai dengan tangan terselip di saku mantelnya ketika ia terbanting ke tanah dan dipukuli oleh polisi. Tengkoraknya retak. Gambar-gambar kebrutalan yang disiarkan secara nasional memaksa perhatian pada penindasan ras kulit hitam di selatan. Insiden itu menyisakan Lewis dengan bekas luka selama sisa hidupnya.

Lewis terpilih sebagai wakil kongres ke lima di distrik Georgia pada tahun 1987 hingga kematiannya. Dia mengumumkan mengidap kanker pankreas stadium empat pada Desember tahun lalu.

“Saya telah berada dalam semacam perjuangan untuk kebebasan, kesetaraan, hak asasi manusia – selama hampir seluruh hidup saya,” katanya. “Aku tidak pernah menghadapi perkelahian seperti yang aku miliki sekarang.”

Dia merupakan yang termuda dan yang terakhir dari aktivis hak-hak sipil “Big Six”, sebuah kelompok yang dipimpin oleh Martin Luther King, ketika Lewis menghadiri pelantikan Obama pada Januari 2009 dia adalah pembicara terakhir “Big Six” yang masih hidup. Pada 2011 Obama menganugerahi Lewis medali kepresidenan.

FILE – In this March 7, 2015, file photo, President Barack Obama, left, U.S. Rep. John Lewis, D-Ga., center, and former President George W. Bush, right, hold hands for a prayer near the location where marchers were beaten by Alabama state troopers in 1965, during a ceremony marking the 50th anniversary of the “Bloody Sunday” events at the Edmund Pettus Bridge in Selma, Ala. Philadelphia’s Liberty Medal is being presented to Lewis during a Sept. 19, 2016, ceremony honoring his dedication to civil rights, National Constitution Center CEO Jeffrey Rosen announced Thursday, June 2. (AP Photo/Gerald Herbert, File)

Pada hari Jumat, 17 Juli 2020 Obama mengatakan: “Saya pertama kali bertemu John ketika saya masih di sekolah hukum, dan saya mengatakan kepadanya bahwa dia adalah salah satu pahlawan saya. Bertahun-tahun kemudian, ketika saya terpilih menjadi senator AS, saya mengatakan kepadanya bahwa saya berdiri di atas bahunya. Ketika saya terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, saya memeluknya di kursi pelantikan sebelum saya dilantik dan mengatakan kepadanya bahwa saya bisa di sana karena pengorbanan yang ia lakukan.

“Dan selama bertahun-tahun itu, dia tidak pernah berhenti memberikan kebijaksanaan dan dorongan kepada saya dan Michelle serta keluarga kami. Kami akan sangat merindukannya.

“Tepatnya terakhir kali John dan saya berbagi forum publik adalah saat berada di balai kota virtual dengan sekelompok aktivis muda yang membantu memimpin demonstrasi musim panas ini setelah kematian George Floyd.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *